Banjir Pati Meluas, 12 Kecamatan dan 43 Desa Terdampak

Table of Contents

 


PATI – Bencana banjir di Kabupaten Pati semakin meluas seiring tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Jika sebelumnya hanya merendam enam kecamatan, kini banjir telah berdampak pada 12 kecamatan dan 43 desa di wilayah Kabupaten Pati.

Pantauan di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, banjir merendam akses jalan desa hingga permukiman warga. Ketinggian air di lokasi tersebut berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter, menyebabkan aktivitas warga terganggu.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pati, Suntoro, menyampaikan bahwa jumlah wilayah terdampak terus bertambah dibandingkan hari sebelumnya.

"Terdampak banjir 12 kecamatan 43 desa, yang terdampak Longsor 2 kecamatan 3 desa," jelas Kabid Kedaruratan pada BPBD Pati, Suntoro saat dihubungi detikJateng, Minggu (11/1/2026).

“Kemarin ada 6 kecamatan yang terdampak banjir,” lanjut dia.

Suntoro merinci kecamatan yang terdampak banjir meliputi Pati Kota, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, dan Pucakwangi. Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah.

"Kejadian tanah longsor di Tlogowungu dan Pucakwangi. Ini data per hari ini sampai dengan jam 09.00 WIB," ujarnya.

Sementara itu, banjir juga melanda wilayah pesisir dan pedalaman. Camat Dukuhseti, Hartono, mengatakan genangan air mulai terjadi sejak pagi hari di sejumlah desa, salah satunya Desa Alasdowo.

“Untuk sementara Desa Alasdowo untuk jalannya kalau kendaraan bermotor terganggu mobil bisa jalan lancar," ujarnya saat dihubungi siang ini.

Tak hanya akses jalan, banjir juga merendam permukiman warga. Di wilayah pedalaman Kecamatan Dukuhseti, ketinggian air bahkan mencapai 50 sentimeter.

"Untuk di wilayah pedalaman terdampak banjir minimal 50 sentimeter itu minimal," ujarnya.

Hartono menyebut sejumlah desa yang terdampak cukup parah di antaranya Desa Alasdowo, Ngagel, Kembang, Dukuhseti, dan Tegalombo. Warga di wilayah tersebut saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat.

"Yang terdampak Alasdowo, Ngagel, Kembang, Dukuhseti, Tegalombo ini sangat membutuhkan bantuan," jelasnya.

BPBD Pati bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan, sembari mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.


Posting Komentar