Haul ke-52 KH Hasbullah Digelar Delapan Hari, Hadirkan Sholawat Akbar hingga Karnaval Siswa

Table of Contents

PATI – Yayasan Pengembangan Madarijul Huda (YPM) Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, akan menggelar Haul ke-52 Almaghfurlah KH Hasbullah pada 24 Juni hingga 1 Juli 2026. Kegiatan tahunan tersebut disiapkan sebagai momentum mengenang jasa dan perjuangan KH Hasbullah sekaligus meneladani nilai-nilai keislaman yang diwariskannya.


Rangkaian haul akan berlangsung selama delapan hari dengan melibatkan keluarga besar YPM Kembang, santri, alumni, jamaah, serta masyarakat umum. Berbagai kegiatan religius, edukatif, dan kemasyarakatan disiapkan untuk menyemarakkan peringatan salah satu tokoh yang berperan penting dalam perkembangan pendidikan dan dakwah Islam di wilayah Kembang dan sekitarnya.


Panitia Haul, Azka Sabili, mengatakan peringatan haul tahun ini tidak hanya menjadi ajang mendoakan almarhum KH Hasbullah, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan keluarga besar YPM Kembang.


“Haul ini merupakan bentuk penghormatan kepada Almaghfurlah KH Hasbullah atas jasa dan perjuangannya dalam bidang pendidikan serta dakwah. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan meneladani nilai-nilai yang beliau wariskan,” ujar pria yang akrab disapa  Gus Azka, Sabtu (20/6/2026). 


Selain agenda keagamaan, haul tahun ini juga akan dimeriahkan dengan Karnaval Marching Band dan Kreasi Siswa yang melibatkan seluruh peserta didik di lingkungan YPM Kembang. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menjadi wadah ekspresi kreativitas generasi muda.


Puncak acara akan digelar melalui kegiatan YPM Kembang Bersholawat dan Pengajian Akbar yang menghadirkan sejumlah ulama dan habaib, di antaranya KH Taj Yasin Maimoen Zubair, KH Ahmad Asnawi, serta Habib Muhammad bin Yahya. Acara ini diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.


Azka mengajak masyarakat untuk turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan haul. Menurutnya, peringatan haul bukan hanya tradisi mengenang ulama, tetapi juga upaya menjaga nilai-nilai keislaman dan melanjutkan perjuangan para pendahulu.


“Melalui haul ini kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga tradisi ahlussunnah wal jamaah, memperkuat nilai keislaman, serta melanjutkan perjuangan para ulama dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah,” kata Buyut dari Mbah KH Hasbullah. 


Panitia berharap seluruh rangkaian Haul ke-52 Almaghfurlah KH Hasbullah dapat berjalan lancar, membawa keberkahan bagi masyarakat, serta menjadi amal jariyah bagi almarhum.

Posting Komentar